<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Website Mochamad Wahyudi &#187; Teknologi</title>
	<atom:link href="http://www.wahyudi.or.id/category/teknologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wahyudi.or.id</link>
	<description>Belajar, Bekerja &#38; Berdoa...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 17:30:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Google Larang Karyawan Gunakan Windows</title>
		<link>http://www.wahyudi.or.id/2010/06/01/google-larang-karyawan-gunakan-windows/</link>
		<comments>http://www.wahyudi.or.id/2010/06/01/google-larang-karyawan-gunakan-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 14:16:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wahyudi.or.id/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[Raksasa internet Google telah memutuskan untuk tak lagi menggunakan sistem operasi Microsoft Windows di kantor pusatnya. Menurut laporan yang dilansir Financial Times, Google melarang penggunaan Windows di jaringan internalnya untuk mengantisipasi masalah keamanan setelah mengalami kebobolan besar-besaran akhir tahun lalu.  Disebutkan, Google meminta karyawan baru agar tidak lagi memesan komputer dengan sistem operasi Windows. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Raksasa internet Google telah memutuskan untuk tak lagi menggunakan sistem operasi Microsoft Windows di kantor pusatnya. Menurut laporan yang dilansir Financial Times, Google melarang penggunaan Windows di jaringan internalnya untuk mengantisipasi masalah keamanan setelah mengalami kebobolan besar-besaran akhir tahun lalu.  <img class="alignleft" title="Google Larang Karyawan GUnakan Windows" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/12/04/1342265620X310.jpg" alt="Google" width="279" height="186" />Disebutkan, Google meminta karyawan baru agar tidak lagi memesan komputer dengan sistem operasi Windows. Sebagai gantinya, mereka hanya diperbolehkan menggunakan sistem operasi Linux atau Mac. Sebelumnya, Google membebaskan karyawannya untuk memilih sistem operasi yang diinginkan.  Sejumlah karyawan Google masih bisa menggunakan komputer Windows, tetapi harus dengan izin khusus. <span id="more-136"></span>Misalnya, pada komputer-komputer yang dipakai untuk mengetes layanan-layanan yang dirilis Google, di mana para insinyurnya masih harus menguji coba secara langsung di berbagai platform.  Akhir tahun ini, kemungkinan Google hanya memperbolehkan satu sistem operasi bagi karyawannya, yakni Chrome OS. CEO Google Eric Schmidt sempat mengungkap rencana tersebut dalam sebuah seminar mengenai cloud computing bulan lalu. Sistem operasi berbasis browser web yang dikembangkan Google tersebut diklaim akan jauh lebih aman dibandingkan sistem operasi yang ada saat ini.  Google mengaku mendapat serangan terkoordinasi akhir tahun lalu dan sejumlah kekayaan intelektualnya dicuri pelaku dengan menembus sistem keamanan jaringannya. Google menuduh serangan tersebut dari China dan sebagai protes akhirnya menutup kantornya di Negeri Tirai Bambu tersebut.<br />
Sumber : http://www.kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wahyudi.or.id/2010/06/01/google-larang-karyawan-gunakan-windows/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Telkom dan Google Satu Konsorsium Kabel Laut</title>
		<link>http://www.wahyudi.or.id/2010/01/19/telkom-dan-google-satu-konsorsium-kabel-laut/</link>
		<comments>http://www.wahyudi.or.id/2010/01/19/telkom-dan-google-satu-konsorsium-kabel-laut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 05:08:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wahyudi.or.id/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) melalui anak perusahaanya PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (TII), menambah kapasitas bandwidth internasional dengan bergabung dalam Konsorsium Pembangunan Kabel Laut South East Asia Japan Cable System (SJC). Salah satu konsorsium yang tergabung adalah Google SJC Bermuda, milik perusahaan serach engine terbesar dunia itu.
Jaringan sistem Kabel Laut SJC yang menghubungkan Singapore, Hong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) melalui anak perusahaanya PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (TII), menambah kapasitas bandwidth internasional dengan bergabung dalam Konsorsium Pembangunan Kabel Laut South East Asia Japan Cable System (SJC). Salah satu konsorsium yang tergabung adalah Google SJC Bermuda, milik perusahaan serach engine terbesar dunia itu.</p>
<p><a href="http://www.wahyudi.or.id/wp-content/uploads/2010/01/1425565p3.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-109" title="1425565p" src="http://www.wahyudi.or.id/wp-content/uploads/2010/01/1425565p3.jpg" alt="" width="298" height="225" /></a>Jaringan sistem Kabel Laut SJC yang menghubungkan Singapore, Hong Kong, Jepang dan negara Asia lainnya termasuk Indonesia memiliki kapasitas bandwidth 17 terra byte per second (tbps) serta dapat di tingkatkan hingga 23 tbps.</p>
<p>Keterangan pers Telkom yang dirilis Minggu (17/1/2010) menyebutkan, perjanjian kerjasama disepakati di Honolulu, Amerika Serikat. Selain TII, beberapa operator dunia turut bergabung dalam SJC diantaranya Reliance Globalcom (melalui FLAG Pacific Limited Bermuda), Globe Telecom (Philippina), Google SJC Bermuda Ltd, KDDI (Jepang), Network i2i (India), Singapore Telecommunications Ltd dan Telemedia Pacific Inc., Ltd. (Hong Kong/Indonesia).</p>
<p><span id="more-103"></span>Direktur TII Mulia P. Tambunan mengatakan, keikutsertaan Telkom dalam Konsorsium SJC merupakan langkah strategis memperkuat jaringan infrastruktur internasional yang telah ada.  &#8220;Selain mendukung bisnis Telkom Grup, infrastruktur internasional itu juga untuk memenuhi peningkatan kebutuhan bandwidth international terutama mendukung aplikasi broadband seperti internet, video, data, dan layanan multimedia lainnya yang dibutuhkan pelanggan,&#8221; katanya.</p>
<p><!--more-->Mulia memperkirakan, pertumbuhan kebutuhan kapasitas bandwidth internasional Telkom Group pada akhir 2014 mencapai setidaknya 10 kali lipat dari saat ini. SJC yang dijadwalkan beroperasi pada triwulan satu 2012 itu akan memberikan tambahan kapasitas bandwidth international TII sebesar 960 gbps dengan kualitas sangat baik, tingkat hubungan yang lebih cepat dan sistem diversity yang handal.</p>
<p>Meski begitu Telkom tidak merinci nilai investasi penambahan kapasitas bandwidth tersebut. Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia menjelaskan, bahwa investasi TII di konsorsium SJC adalah wujud dari implementasi visi perusahaan menjadi pemain penting dalam industri informasi dan komunikasi di kawasan Asia.</p>
<p>&#8220;Investasi berkelanjutan dalam mengembangkan jaringan international bukti komitmen perusahaan memberikan layanan terbaik, tercepat, dan handal dengan harga yang terjangkau,&#8221; kata Eddy.<br />
Sumber : http://www.kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wahyudi.or.id/2010/01/19/telkom-dan-google-satu-konsorsium-kabel-laut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proyektorpun Ditanam ke Ponsel</title>
		<link>http://www.wahyudi.or.id/2010/01/17/proyektor-pun-ditanam-ke-ponsel/</link>
		<comments>http://www.wahyudi.or.id/2010/01/17/proyektor-pun-ditanam-ke-ponsel/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 16:35:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wahyudi.or.id/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Ini diawali dari munculnya proyektor pico. Kini, ponsel yang dilengkapi proyektor sepertinya akan marak. Jelang pameran CES 2010 di Las Vegas, minimal dua ponsel proyektor hadir pada bulan yang sama.
Hanya berselisih beberapa minggu dengan pengenalan ponsel pintar eXpo dari LG yang memiliki proyektor tempel (snap-on) opsional, kini Logic Wireless menjual perangkat serupa secara online. Bedanya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wahyudi.or.id/wp-content/uploads/2010/01/0928522p.jpg"><img class="size-full wp-image-64 alignright" title="0928522p" src="http://www.wahyudi.or.id/wp-content/uploads/2010/01/0928522p.jpg" alt="" width="298" height="225" /></a>Ini diawali dari munculnya proyektor pico. Kini, ponsel yang dilengkapi proyektor sepertinya akan marak. Jelang pameran CES 2010 di Las Vegas, minimal dua ponsel proyektor hadir pada bulan yang sama.</p>
<p>Hanya berselisih beberapa minggu dengan pengenalan ponsel pintar eXpo dari LG yang memiliki proyektor tempel (snap-on) opsional, kini Logic Wireless menjual perangkat serupa secara online. Bedanya, proyektor pada ponsel buatan Logic Wireless ini bersifat permanen, alias ditanamkan.</p>
<p><span id="more-58"></span>Secara tampilan, 150LGW itu tidak beda dengan ponsel modern lain. Fisiknya terlihat normal. Namun di dalamnya benar-benar ada sebuah proyektor. Proyektor internal ini bisa memancarkan image dengan ukuran 5 inci sampai 64 inci. Ponsel bermodul GSM quad-band ini dilengkapi dengan kamera ganda, dua tempat SIM, Word, Excel, PowerPoint, dan PDF Viewers, fitur Bluetooth, serta sebuah baterai isi ulang.</p>
<p>Belum diketahui, apa sistem operasinya. Namun, ponsel yang bebas dipakai (unlock) di sembarang operator ini bisa dibeli di AS dengan harga 499 dollar AS.<br />
Sumber : http://www.kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wahyudi.or.id/2010/01/17/proyektor-pun-ditanam-ke-ponsel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
