Google Larang Karyawan Gunakan Windows
Raksasa internet Google telah memutuskan untuk tak lagi menggunakan sistem operasi Microsoft Windows di kantor pusatnya. Menurut laporan yang dilansir Financial Times, Google melarang penggunaan Windows di jaringan internalnya untuk mengantisipasi masalah keamanan setelah mengalami kebobolan besar-besaran akhir tahun lalu.
Disebutkan, Google meminta karyawan baru agar tidak lagi memesan komputer dengan sistem operasi Windows. Sebagai gantinya, mereka hanya diperbolehkan menggunakan sistem operasi Linux atau Mac. Sebelumnya, Google membebaskan karyawannya untuk memilih sistem operasi yang diinginkan. Sejumlah karyawan Google masih bisa menggunakan komputer Windows, tetapi harus dengan izin khusus. Read more
Telkom dan Google Satu Konsorsium Kabel Laut
PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) melalui anak perusahaanya PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (TII), menambah kapasitas bandwidth internasional dengan bergabung dalam Konsorsium Pembangunan Kabel Laut South East Asia Japan Cable System (SJC). Salah satu konsorsium yang tergabung adalah Google SJC Bermuda, milik perusahaan serach engine terbesar dunia itu.
Jaringan sistem Kabel Laut SJC yang menghubungkan Singapore, Hong Kong, Jepang dan negara Asia lainnya termasuk Indonesia memiliki kapasitas bandwidth 17 terra byte per second (tbps) serta dapat di tingkatkan hingga 23 tbps.
Keterangan pers Telkom yang dirilis Minggu (17/1/2010) menyebutkan, perjanjian kerjasama disepakati di Honolulu, Amerika Serikat. Selain TII, beberapa operator dunia turut bergabung dalam SJC diantaranya Reliance Globalcom (melalui FLAG Pacific Limited Bermuda), Globe Telecom (Philippina), Google SJC Bermuda Ltd, KDDI (Jepang), Network i2i (India), Singapore Telecommunications Ltd dan Telemedia Pacific Inc., Ltd. (Hong Kong/Indonesia).
Proyektorpun Ditanam ke Ponsel
Ini diawali dari munculnya proyektor pico. Kini, ponsel yang dilengkapi proyektor sepertinya akan marak. Jelang pameran CES 2010 di Las Vegas, minimal dua ponsel proyektor hadir pada bulan yang sama.
Hanya berselisih beberapa minggu dengan pengenalan ponsel pintar eXpo dari LG yang memiliki proyektor tempel (snap-on) opsional, kini Logic Wireless menjual perangkat serupa secara online. Bedanya, proyektor pada ponsel buatan Logic Wireless ini bersifat permanen, alias ditanamkan.
